Rabu, 15 April 2009

CMS (Content Management system)

CMS atau singkatan dari Content Management system adalah suatu metoda dalam mengelola sebuah content/isi. Content bisa berupa teks, suara, gambar video, animasi dan aplikasi lainnya yang disimpan dalam sebuah database sehingga mudah dalam mengelolanya.
CMS yang banyak dipakai adalah server cms (WCMS). WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk membangun dan memelihara/updating web, yang dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien, baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web maupun yang tidak.

Jenis-jenis WCMS:
Berdasarkan fungsinya, WCMS dapat dibagi:

1. WCMS Portal, server CMS yang mempunyai banyak layanan, seperti layanan berita, forum. Misalnya Mambo, Jomla, phpnuke, Postnuke, dll

2. WCMNS E-Commerce, server CMS yang bertujuan agar dapat melakukan proses transaksi online, misalnya OsCommerce, phpShop,dll

3. WCMS E-Learning, server CMS yang bertujuan untuk keperluan proses belajar mengajar jarak jauh. Misalnya aTutor, Moodle,dll

4. WCMS Forum, server CMS yang menyediakan media untuk proses diskusi secara online. Misalnya phpBB, MyBB,MiniBB,dll

5. WCMS Gallery, server CMS yang menyediakan wadah untuk menampilkan gallery foto. Misalnya Gallery, Copermine,dll

WCMS berdasarkan sifatnya:

1. WCMS Komersial, jenis WCMS seperti ini jelas harus membayar untuk menggunakannya serta untuk mendapat source code nya.

2. WCMS Open Source, ini merupakan jenis WCMS yang paling banyak beredar di internet, karena bersifat open source dan berlisendi GPL.

Menurut Wendy (2007), Content merupakan urat nadi dari sebuah website. Tanpa content dapat dipastikan tidak ada website. Sebuah website yang dikelola dengan baik pasti akan selalu berusaha menampilkan content terbaru bagi para pengunjungnya. Pada dasarnya content adalah sebuah unit informasi yang digunakan untuk membentuk sebuah halaman di website. Dapat terdiri dari teks, gambar, video, suara, dan lain sebagainya. Dari content yang sudah ada tadi kemudian diatur sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah website. Untuk memudahkan pekerjan, sering kali aturan-aturan dan proses kerjapun dibuat antara seorang webmaster yang lebih memperhatikan sisi teknis dan penampilan dari website dengan seorang penulis/editor yang meyumbangkan content untuk website. Dalam arti kata lain, manajemen terhadap content yang akan ditampilkan baik webmaster maupun penulis/editor dapat membuat, mengedit, mengatur dan mempublikasikan sebuah content dalam frameworks/system yang telah dipersiapkan sebelumnya. Jadi dapat disimpulkan, CMS adalah sebuah sistem yang memudahkan proses penciptaan sebuah website dinamis yang kaya akan content, dengan memberikan kemudahan kepada penulis/editor untuk menambah, memperbaharui, menghapus content yang ada tanpa campur tangan langsung dari webmaster.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar